Benderahitam’s Weblog

Pusat Informasi Penanggulangan Bahaya Narkoba, HIV/AIDS, dan Gangguan Jiwa berbasis Ajaran Islam (Konsep Pertama Di Dunia)

Satu Dunia, Satu Tubuh (Menjadikan Planet Bumi Sebagai Pusat Rehabilitasi)

“Di dalam dirimu terkumpul alam raya..”

Ali bin Abi Thalib


Berdasarkan neuroscience (ilmu tentang otak), saya telah menjelaskan hipotesis saya tentang maksud manusia khalifah fil ardh (penguasa di planet bumi/alam semesta) dan bahwa masing-masing dari kita adalah pemilik alam semesta. Alam semesta yang maha luas dengan milyaran galaksi bukan satu alam semesta dihuni oleh banyak makhluk, tetapi satu makhluk satu alam semesta. Klik di sini bagi yang belum membaca halaman dalam blog ini yang berjudul Khalifah alam semesta dan Setan. Apa yang akan saya tulis di halaman ini adalah tentang alam semesta milik saya berdasarkan ilmu anatomi Kedokteran Tiongkok dan Kedokteran Barat serta teori Yin Yang Wu Sing.


Kedokteran Tiongkok mempunyai cara pemeriksaan dan analisis yang berbeda dengan kedokteran Barat, yaitu empat cara pemeriksaan diagnostik. Yang digunakan dalam empat cara pemeriksaan itu mata, hidung, lidah, telinga, tangan dan alat indera yang lain dari pemeriksa. Dalam buku Tan Si Sie Fa, dikatakan, jika ingin mengetahui keadaan tubuh, hal itu dapat diperoleh dari pemeriksaan di luar tubuh. Artinya, dengan pemeriksaan di luar tubuh dapat mengetahui keadaan di dalam tubuh karena semua keadaan di dalam tubuh pasti dimanifestasikan ke luar.

Warna dan kecerahan wajah merupakan ekspresi keadaan chi dan darah dalam organ dalam. Hati mengekspresikan warna hijau, jantung mengekspresikan warna merah, limpa kuning, paru-paru putih dan ginjal hitam. Selain itu, warna dan kecerahan wajah berhubungan erat dengan jiwa karena jiwa diekspresikan juga pada warna dan kecerahan wajah. Jiwa yang baik mengekspresikan warna dan kecerahan yang baik. Sebaliknya, jiwa yang lemah mengekspresikan warna buruk dan redup.

Selain kita dapat melihat keadaan di luar tubuh untuk melihat keadaan di dalam tubuh melalui pengamatan warna wajah, kita juga dapat melakukannya dengan mengamati bentuk dan postur tubuh, mata (iridiology), telinga, lidah, air seni dan tinja, venule telunjuk jari, suara berbicara, bunyi napas, dan lain-lain.

Alam semesta yang kita lihat berasal dari dalam tubuh kita, yaitu dari otak atau jantung. Saya belum bisa memastikan alam semesta kita berasal dari otak (berdasarkan apa yang saya ketahui dari neuroscience Barat) karena saat ini banyak fakta yang menyatakan bahwa jiwa dan alam semesta kita berasal dari organ jantung. Banyak orang mengatakan bahwa alam semesta adalah jagat besar sedangkan tubuh kita jagat kecil. Pendapat saya malah sebaliknya.

Kazuo Murakami, Ph.D (ahli genetika dunia) dalam bukunya yang berjudul The Divine Message Of The DNA “Tuhan Dalam Gen Kita”, menulis :

“Penelitian saya akan gen telah menunjukkan kepada saya bahwa keberadaan kita adalah suatu keajaiban yang luar biasa. Hal ini terlihat sangat jelas ketika saya tengah mempelajari hubungan antara sel dan organisme secara keseluruhan. Kita tersusun dari enam puluh triliun sel, yang melalui suatu susunan yang sangat rumit membentuk organ-organ, jaringan dan bagian-bagian lain pada tubuh.

Mari kita lihat sebuah sel hati sebagai contoh. Hanya gen-gen yang diperlukan untuk menjalankan fungsinya sebagai sebuah sel yang menyala. Namun pada saat yang sama, sel tersebut juga membentuk bagian dari hati. Hal ini mirip seorang karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan. Karyawan tersebut mengemban tugas tertentu bagi perusahaan itu, tetapi juga pada saat yang sama bukanlah seorang bawahan. Karyawan itu memiliki kehidupan pribadinya sendiri. Sebuah sel pun sama halnya. Di lain pihak, sel itu berfungsi sebagai sel hati, tetapi di pihak yang lain juga memiliki individualitasnya sendiri dan berfungsi di dalam organ secara otonomi yang selektif.

Marilah kita teliti hubungan dari sudut pandang ginjal. Ginjal memiliki peranan penting untuk mengatur cairan dan garam. Dalam tubuh orang dewasa, ginjal menyirkulasi seratus lima puluh liter darah dari arteri utama per-harinya. Pembuluh-pembuluh darah yang semakin mendekati bagian tengah ginjal semakin tipis. Sebuah mekanisme penyaring darah yang terletak di ujung setiap pembuluh darah mengeluarkan produk-produk buangan seperti urine dan menyerap zat-zat yang dibutuhkan.

Enzim renin, yang telah saya pelajari selama ini, dapat ditemukan pada sebagian sel ginjal tertentu. Oleh karenanya, walaupun ginjal adalah sebuah organ yang berdiri sendiri, ginjal terbentuk dari sel-sel individu yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, termasuk berbagai ukuran pembuluh darah dan mekanisme penyaringan. Ini semua tergabung sehingga membentuk ginjal, dan bekerjasama untuk menjalankan sebuah fungsi yang vital bagi tubuh manusia. Jika menilik setiap sel yang menyusun ginjal, kita akan menemukan bahwa walau pun dengan setia mereka menjalankan tugas mereka untuk sang ginjal, secara efisien dan independen setiap sel juga menjalankan fungsi-fungsi seperti pemeliharaan dan perbaikan sel, yang hanya terkait pada tiap-tiap sel secara individu.

Contohnya, jika setiap sel dalam sebuah pembuluh darah tidak bekerjasama secara otonom, pembuluh darah yang memiliki pola seperti kisi-kisi itu tidak akan diperbaiki secara teratur. Tetapi ketika sel-sel tersebut tergabung untuk membentuk sebuah pembuluh darah, mereka mengatur kecepatan pembelahan sel dan bentuk mereka dengan sel-sel lain. Sementara setiap sel hanya membentuk satu bagian, ia tetap diperlengkapi oleh karakteristik keseluruhan. Hal ini benar tidak hanya untuk hubungan antara sel-sel dan ginjal, tetapi juga untuk manusia dan masyarakat, manusia dengan bumi, atau manusia dengan alam semesta”.

Dengan melihat alam semesta di luar tubuh saya, saya dapat memperkirakan apa yang terjadi di dalam diri saya. Saya bayangkan tubuh saya diurai.  Saya anggap Malaikat, manusia dan jin adalah bagian dari jiwa dan raga saya. Manusia dengan beragam perbedaan mereka merupakan sel-sel dalam organ-organ tubuh saya (di alam semesta Anda, saya adalah salah satu sel-sel dalam organ-organ tubuh Anda). Mereka ada yang berasal dari jantung, ginjal, hati, dan paru-paru saya. Mereka dengan tugas masing-masing membantu kehidupan saya. Tetapi setan selaku virus tak henti-hentinya menyerang kami. Virus-virus mengacaukan tubuh dan jiwa (alam semesta) saya. Mereka ada yang spesialis pengacau jiwa dan spesialis pengacau raga.

Saya melihat banyak manusia (sel-sel tubuh saya) yang seharusnya menjaga alam semesta saya, malah merusak alam semesta saya akibat dipengaruhi oleh setan/virus. Mereka tidak menunaikan tugasnya untuk membantu kehidupan saya. Mereka justru membantu setan menghancurkan hidup saya. Mungkinkah penyebabnya adalah terputusnya hubungan antara saya dengan Tuhan sehingga diri saya dan sel-sel tubuh saya kehilangan energi semangat melakukan kebaikan-kebaikan?

Dengan mengkonsumsi narkoba, berarti saya telah mengebom ribuan sel-sel tubuh saya dan merusak organ-organ (Negara-negara) tubuh. Dengan melakukan dosa-dosa, berarti saya sedang membuka benteng pertahanan tubuh sehingga virus-virus bisa menerobos masuk dan membantai sel-sel tubuh saya serta mengacaukan data informasi sel-sel tubuh saya sehingga “pikiran” sel-sel di tubuh saya error. Akhirnya saya dapat melihat yang terjadi di dalam tubuh saya dengan melihat apa yang terjadi luar tubuh saya. Negara (organ tubuh) yang di dalamnya banyak orang-orang (sel-sel) baik dibom, orang-orang baik dibantai. Bahkan orang-orang baik diburu dan dianggap teroris oleh saudaranya sendiri yang pikirannya dikacaukan oleh setan. Sesama manusia saling curiga dan saling membunuh. Banyaknya asap beracun yang dapat mematikan dan mengganggu kesehatan ribuan manusia bisa jadi berasal dari asap rokok yang saya hisap.


Menjalankan Program Islam Therapy sebetulnya upaya saya memperbaiki diri. Semua sel-sel di seluruh organ-organ tubuh saya-terutama yang masih memiliki data informasi yang belum terlalu kacau, saya ajak untuk bangkit bersama dan berjuang bersama demi kelangsungan hidup kita semua. Semua sel-sel dari seluruh organ tubuh saya harus bekerjasama dan kembali menunaikan tugasnya dari negaranya. Kerjasama antar organ tubuh harus kembali terjalin. Negara A adalah jantung-nya dunia, negara B adalah ginjal-dunia, negara C adalah paru-parunya Dunia, dan seterusnya. Pasukan imun (militer) harus kembali menunaikan kewajibannya melindungi tubuh (alam semesta saya) dari pasukan musuh (setan/virus). Saya ajak semuanya untuk bergaya hidup sehat dan bagi yang sedang sakit, harus kita bantu pengobatannya. Neuron (sel-sel otak, para ilmuwan) dan DNA potensinya harus dimaksimalkan agar iptek betul-betul mencapai kemajuan yang sangat pesat. Ciptakan alat-alat baru yang canggih untuk kemaslahatan bersama.


Sel-sel tubuh yang masih saja membantu virus menghancurkan tubuh saya akan saya sadarkan dan saya ingatkan kembali apa tugasnya di dalam alam semesta saya dan bahwa musuh kita adalah virus. Namun jika enggan disadarkan dan masih saja mencoba membantu virus mengacaukan kehidupan dan kedamaian sel-sel tubuh saya di negaranya masing-masing, baik melalui aksi-aksi pembunuhan sel-sel tubuh yang tak bersalah, boikot nutrisi (ekonomi), memutuskan hubungan dan kerjasama antar organ tubuh, mengganggu aktifitas neuron dan DNA dengan teori evolusi dan lain sebagainya, mau tak mau saya harus bermusyawarah dengan segenap sel-sel tubuh saya. setidaknya Anda akan kami rehabilitasi di tempat khusus untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-istri Anda dari akibat buruk perilaku merusak Anda. Atau bisa saja kami sepakat dengan terpaksa men-Scan Anda semua sampai habis sehingga pepohonan pun memberitahu keberadaan Anda demi kebaikan kita semua dan terciptanya alam semesta saya yang sehat karena tak ada satu pun virus di dalamnya.


Jika ada patogen api (kebakaran) menyerang salah satu daerah dalam organ tubuh saya, maka para petugas pemadam api terlatih akan memadamkannya. Jika ada organ tubuh yang sakit, maka kami semua ikut merasakan sakit. Saya adalah pemimpin tubuh saya tapi saya tidak bisa memaksa sel-sel tubuh saya untuk melakukan apa yang saya perintahkan. Saya adalah pemimpin yang dzholim yang selalu mendzholimi diri sendiri sehingga saya malu ikut demontrasi menghujat para pemimpin yang dianggap telah mendzholimi rakyatnya. Bagi saya, mereka adalah para pemimpin sel-sel dalam organ-organ tubuh saya yang menjadi jahat karena dosa-dosa saya selaku Khalifah di alam semesta saya. Mungkin karena saya mulai kembali melakukan perbaikan diri, maka ada pemimpin dalam salah satu organ tubuh saya yang sepertinya menjadi pemimpin yang baik. Namun perilaku buruk bawahannya telah menjadi budaya sehingga saya harus lebih banyak melakukan perbaikan diri dan serius menjalankan program Islam Therapy.

Menjadikan Planet Bumi Sebagai Pusat Rehabilitasi

Ide ini berawal dari cita-cita saya membangun Islam Therapy One Stop Centre yang tak juga terwujud.

Menurut Kamus Istilah Tentang Dan Yang Berhubungan Dengan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, Dan Bahan Adiktif Lainnya (diterbitkan oleh Badan Narkotika Nasional), One Stop Centre adalah :

1. Pusat pelayanan terpadu, pusat serenti
2. Pusat pelayanan terapi dan rehabilitasi penyalahguna dan penderita ketergantungan narkoba, baik secara sukarela (atas kemauan yang bersangkutan), atau secara wajib (compulsory) atas perintah kepolisian, Jaksa, atau Pengadilan, di suatu tempat yang menyediakan pelayanan dengan berbagi modalitas dan fasilitas terapi rehabilitasi (medis, psikologis, sosial, fisik, vokasional, spiritual, dan rekreasional), oleh ahli atau profesional yang bersangkutan.
3. Ciri-ciri pelayanan terpadu :

  • Berada di suatu lokasi/kompleks pelayanan
  • SDM, fasilitas, peralatan, dan modalitas pelayanan lengkap
  • Komprehensif, multidisiplin, multi profesi (Medis, Perawat, Psychologist, Psychiatrist, Pekerja Sosial, Physical Rehabilitation Specialist, Vacational Therapist, Recreation Instructor, Religious healer, dan lain-lain), lintas sektor terpadu.
  • Managemen dan teknis pelayanan profesional
  • Ada interaksi antara modalitas pelayanan satu dengan lainnya.
  • Terbuka bagi umum baik yang datang secara sukarela, maupun yang datang atas rujukan, atau perintah Polisi, Jaksa, atau Hakim.

Islam Therapy adalah program komprehensif internasional untuk menanggulangi masalah penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, dan gangguan jiwa berbasis ajaran Islam. Program Islam Therapy disusun dari seluruh program Islami di seluruh dunia dengan mengingat bahwa Islam adalah agama universal. Antar program disusun agar saling terkait dan saling menguatkan. Islam Therapy menjadikan planet bumi sebagai Islam Therapy One Stop Centre, yaitu Pusat Terapi terbesar, dengan metode-metode terapi terlengkap, dan program yang komprehensif untuk para korban penyalahgunaan narkoba, ODHA, dan para pengidap gangguan jiwa di seluruh dunia.

Saat ini, ada banyak modalitas terapi dan para ahli menyatakan tidak ada modalitas terapi yang komprehensif dalam arti “satu untuk semua”. Mereka memisah-misahkan antara modalitas terapi berbasis medis, alternatif, agama, psikologis, dan lain-lain. Ada pun Islam Therapy, yaitu modalitas terapi berbasis ajaran Islam adalah suatu program yang di dalamnya -sesuai dengan ajaran Islam- mencakup semua modalitas terapi yang oleh para ahli dipisah-pisahkan sehingga program Islam Therapy dapat menjadi modalitas terapi “satu untuk semua” karena Islam mengajarkan semua hal, mulai dari agama, ilmu kesehatan, psikologi, entepreneurship, dan lain-lain (silahkan baca Ebook Islam Therapy Edisi Satu Abad Kebangkitan Nasional).

Allah adalah Pencipta dan Penguasa langit dan bumi, Allah juga yang mengajarkan ilmu (agama, iptek, kesehatan, dll) kepada semua makhluknya, Allah adalah Pemilik Timur dan Barat, Kasih sayang Allah Maha Luas kepada seluruh makhluk terutama manusia, terlepas dari suku bangsa, bahasa, perilaku, dan agama. Jika para ahli memisahkan antara Modalitas terapi atau ilmu Kedokteran Barat dan Kedokteran Timur, saya sampaikan Firman Allah :

”Dan Kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka Ke mana pun kamu menghadap, di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmatnya) lagi Maha Mengetahui” (Al-Qur’an, 2 : 115)

Bahkan para Psikolog Muslim memisahkan antara psikologi Barat dengan Psikologi Islam. Saya adalah pengidap 90 % gangguan jiwa. Allah menggunakan hampir seluruh model dalam Psikologi, mulai dari model Psikologi Islam, Psikoanalisa, sampai model Behaviour untuk mengatasi gangguan-gangguan jiwa saya. Karena itu, seluruh model dalam psikologi digunakan dalam Program Islam Therapy.

Pada kesempatan ini, saya ingin memperkenalkan suatu penyakit yang saya sebut SINDROM MYT. Sindrom MYT adalah suatu penyakit yang dapat diartikan sebagai AIDS-nya Jiwa yang mana pengidap Sindrom MYT memiliki kekebalan Jiwa yang rusak atau jiwa yang mati (al-Qalbu al-Mayyit). Nama virus perusak sistem kekebalan jiwa manusia dan penyebab Sindrom MYT adalah Setan.

Tentang Setan, saya memperkenalkan suatu disiplin ilmu yang saya namakan Satanology. Untuk merumuskan Satanology, saya membutuhkan banyak sekali masukan dari para pakar disiplin ilmu yang lain seperti Agama (Islam, Kristen, Yahudi, dll), Neuroscience, Psikologi (Psikologi abnormal, Psikologi sosial, psikologi agama, parapsikologi, dll), Ilmu Komputer (Komputer jaringan, website design, virus, hacking, dll), Ilmu Kedokteran Timur dan Barat (Virology, anatomi dan fisiologi, Yin-Yang Wu Sing, dll), Para skizofrenik dan mantan Setanis, dan lain-lain.

Bagi Anda yang telah membaca halaman Khalifah alam semesta Dan Setan dan telah memahami konsep Satu Dunia Satu Tubuh, mungkin memahami rencana saya menjadikan Planet Bumi sebagai Pusat Rehabilitasi. Saya sedang mencoba memperbaiki alam semesta milik saya karena saya sudah muak hidup dalam alam semesta yang kacau (mungkin karena organ-organ tubuh saya fungsinya terganggu), tak ada kedamaian (mungkin karena otak saya yang rusak tak lagi bisa memproduksi zat endorphin), dan sebagainya. Selain itu, jika merujuk pada neuroscience, sebetulnya di alam semesta kita tidak ada arah, jarak, waktu, bahasa, bentuk, warna, dan lain sebagainya. Arah, jarak, waktu, bahasa, bentuk, warna dan sebagainya hanyalah hasil penerjemahan otak kita terhadap Dunia sinyal-sinyal elektris.

Pelajaran tentang Dunia Sinyal-sinyal elektris membuat saya tidak membedakan segala perbedaan manusia, seperti bahasa, suku bangsa, warna kulit, dan perbedaan agama. Semua yang tertangkap oleh indera penglihatan saya hanyalah sinyal-sinyal elektris yang berasal dari diri saya sendiri.

Saya ingin menjadikan Planet Bumi sebagai Islam Therapy One Stop Centre. Semua pihak (dokter, psikolog, ilmuwan, dll) yang membantu program Islam Therapy adalah petugas sekaligus klien Program Islam Therapy. Saya ajak seluruh pihak yang bersedia membantu Program Islam Therapy untuk bekerjasama memperbaiki alam semesta saya dan alam semesta mereka masing-masing. Kita adalah para Khalifah alam semesta yang akan saling membantu dalam upaya saling memperbaiki alam semesta masing-masing.

Sadarilah bahwa di alam semesta Anda, Anda adalah Khalifah yang menjadi wakil Allah menjaga alam semesta Anda. Jika Anda seorang ilmuwan yang memiliki ilmu yang bermanfaat, Anda dapat menyebarluaskan ilmu Anda dengan ikhlas karena sebetulnya ilmu Anda yang tersebarluas ke seluruh dunia membuat semakin banyak orang yang membantu Anda memperbaiki alam semesta Anda sendiri. Karena itulah Nabi Muhammad meminta ilmu yang bermanfaat kepada Allah.

Jika Anda seorang ahli kesehatan, anggaplah semua pasien adalah sel-sel tubuh Anda yang sedang sakit. Semakin banyak orang yang Anda obati, semakin banyak pula sel-sel di tubuh Anda yang sedang sakit memiliki harapan sembuh. Semakin banyak orang-orang yang Anda jaga kesehatannya, semakin banyak sel-sel tubuh Anda- menurut Guyton dalam bukunya yang berjudul Fisiologi Kedokteran berjumlah 75 trilyun- yang terjaga kesehatannya. Organ tubuh (negara) Anda bukan hanya satu, organ-organ tubuh Anda yang lain juga harus Anda jaga kesehatannya karena sakit di salah satu organ tubuh, dapat membuat organ-organ tubuh Anda yang lain turut menderita. Tentunya Anda harus mulai melakukan penelitian ulang seluruh ilmu kesehatan jika Anda tak mau memberikan obat yang sebetulnya racun yang membunuh secara perlahan-lahan kepada sel-sel tubuh Anda. Ajak juga para Khalifah lain yang memiliki profesi yang sama dengan Anda untuk bekerjasama agar perbaikan Alam semesta Anda lebih mudah dan lebih baik serta menyingkat waktu.

Jika Anda seorang Hartawan, manfaatkanlah harta Anda untuk memperbaiki alam semesta Anda dengan mendanai Program-program perbaikan alam semesta seperti program-program agama, kesehatan, iptek, sosial, dan lain sebagainya. Bergabunglah dengan barisan para Khalifah lain yang bergerak di bidang pendanaan program-program kebaikan.

Demikian halnya dengan para Khalifah berlatar belakang lainnya, seperti pengusaha, pendidik, wakil rakyat, dan sebagainya, terutama yang memiliki multipotensi.

Terakhir, jika Anda orang Militer, jagalah alam semesta (jiwa-raga) Anda dari serangan virus (setan). Inilah jihad Anda. Mata yang dilindungi dari asap api neraka adalah mata yang terjaga ketika menjaga perbatasan dari masuknya pasukan musuh. Halau semua virus yang dapat menjadi biang penyebab penyakit di tubuh Anda. Jika Anda Khalifah berprofesi Polisi, waspadalah terhadap sel-sel tubuh Anda yang telah terinfeksi virus. saya sarankan untuk membaca buku berjudul Rahasia Sistem Kekebalan tubuh karya Harun Yahya.

Demikianlah, saya berharap Anda semuanya bersatu dalam melaksanakan tugas Anda sebagai Khalifah di alam semesta Anda masing-masing. Ada pun saya, saya sudah tak memiliki apa-apa dan sudah tak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya hanya menunggu Anda semua tergerak hati untuk membantu Program Islam Therapy sesuai dengan potensi Anda masing-masing. bagaimana cara membantu Program Islam Therapy?

  1. Shalat istikharah memohon petunjuk kepada Allah. jika ternyata konsep program Islam Therapy sesat dan menyesatkan, jangan melaksanakan program ini. secepatnya beritahu saya agar saya dapat dengan segera tidak meneruskan konsep program Islam Therapy.
  2. Pahami konsep Program Islam Therapy, pastikan diri sendiri menjadi peserta program. pilih program mana yang sanggup Anda laksanakan. banyak program kebaikan yang sesuai dengan ajaran Islam yang bisa Anda pilih di antaranya. lakukanlah semampu Anda, jangan memaksa diri. untuk menumbuhkan sifat rela berkorban untuk masyarakat, bekerjasama dan bergotong-royong, profesionalisme, membangun rasa persatuan yang kokoh dan lain sebagainya, silahkan membaca buku karya Harun Yahya yang berjudul Menjelajah dunia semut.
  3. Berjuanglah sesuai dengan potensi yang Allah berikan kepada Anda.  jika potensi Anda adalah wirausahawan sukses yang dermawan, itulah ibadah Anda, tugas Anda di dunia ini. jangan gagalkan tugas Anda dengan memiskinkan diri dan sibuk beribadah di masjid karena terpengaruh oleh potensi dan ibadahnya orang-orang shufi.
  4. Berusahalah mengikuti petunjuk-petunjuk Al-Qur’an dan al-hadist agar Anda menjadi orang tersukses dan terbaik. semakin bagus Anda berkarya, memudahkan tugas Nge-Mix saya. nge-mix adalah suatu keahlian mencampurkan, menyusun,  dan saling menguatkan kebaikan. klik di sini bagi yang ingin mengetahui cara ngemix. >>>
  5. lakukan pengembangan dan penyusunan program Islam Therapy yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Wallahu a’lam. (Muhammad Yusuf)


Lingkungan kita adalah pikiran Kita (Emotivasi.com)

Apakah Otak Kita terlalu Luas? (BayuHebat.net)

Keajaiban Otak (Min.Web.Id)

Otak adalah bank pikiran Anda (Salamsuper.com)

Apakah Anda Tahu otak ? (Oc.upi.edu)

Memahami keajaiban pikiran (sinarharapan.co.id)

Shalat dan Otak Manusia (swaramuslim.net)

Leave a Reply

Halaman

Arsip

Blogroll