Perhatian : pendapat-pendapat kaum Muslimin dalam halaman ini bukan mewakili opini Muhammad Yusuf.
Hasil Muzakarah Nasional MUI Tentang Penanggulangan Penularan HIV/AIDS
Muzakarah Nasional Ulama tentang Penanggulangan Penularan HIV/AIDS yang diselenggarakan atas kerjasama MUI, Departemen Agama Republik Indonesia, dan UNICEF pada tanggal 3 s/d 7 Rajab 1416 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 26 s/d 30 Nopember 1995 Miladiyah, di Bandung. Selengkapnya..
Ir. Lathifah Musa : Penyesatan Info Kampanye HIV/AIDS
Komite Penanggulangan HIV-AIDS Nasional telah menyatakan Status Darurat terhadap bahaya penularan HIV-AIDS. Artinya, bahaya HIV-AIDS dan bagaimana pencegahannya sudah sangat mendesak untuk diketahui masyarakat. Namun, disadari atau tidak, ada penyesatan info di balik kampanye HIV-AIDS. Selengkapnya..
Antara : Syariat Islam “Benteng” Penyebaran HIV/AIDS Di Aceh
“Salah satu cara pencegahan penyebaran penyakit mematikan adalah dengan penerapan syariat Islam tanpa memberikan toleransi bagi praktek prostitusi di daerah ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NAD, dr HT Anjar Asmara, di Banda Aceh, Kamis.Selengkapnya..
Fatwa Positif – Memakai Hukum Agama Untuk Melawan AIDS
Beberapa rancangan fatwa yang progresif dibahas oleh para ulama di International Consultation on Islam and HIV/AIDS, yang dilakskanakan akhir November 2007 oleh LSM Islamic Relief Worldwide (IRW), di Johannesburg, Afrika Selatan. Selengkapnya..
Siswandi Suarta : AIDS Dalam Pandangan Islam
Islam memberikan tuntunan dalam pengobatan HIV/AIDS yakni secara fisik, psikis, dan social. Secara fisik melalui medis dan sejenisnya hingga yang terbaru ARV (AntiRetroviral) secara psikis melalui kesabaran, taubat, taqarrub ilallah (dzikrullah), dan berdoa, sedangkan secara social melalui penerimaan dan dukungan penuh masyarakat terutama keluarga. Selengkapnya
Ulama Jatim Serukan Jihad Lawan HIV/AIDS
Syafiq mengatakan jihad melawan HIV/AIDS dilakukan dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Muhammadiyah, NU dan MUI, termasuk menggunakan masjid dan lembaga-lembaga dakwah yang ada di ketiga ormas Islam tersebut.“USAID memiliki dukungan dana, sementara kami memiliki SDM dan jaringan organisasi. Potensi ini disinergikan sehingga terjadi kerja sama strategis untuk kemaslahatan masyarakat,” kata Guru Besar IAIN Sunan Ampel tersebut. Selengkapnya..
Negara-Negara Arab Diminta Antisipasi Penyebaran Virus HIV/AIDS
Tanggapan lain muncul dari Khadijah Moalla, pakar HIV dan AIDS UNDP di Kairo, yang meminta semua pempimpin Arab untuk bekerja bersama-sama untuk menghapus stigma negatif terhadap penyakit AIDS. “Berbicara tentang AIDS di negara-negara kami sungguh dianggap sebuah kejahatan. Ini sangat penting agar kita menghapus sikap diam dan penolakan untuk kemudian mulai berjalan di jalan yang benar dengan menghentikan stigma dan diskriminasi ini,” ujar Moalla. Selengkapnya..
Hentikan Dikriminasi Pada Pengidap HIV/AIDS
Mantan Menteri Agama Tarmizi Taher mengatakan, di dalam Islam tidak dibenarkan adanya diskriminasi terhadap penderita sakit apa pun, termasuk HIV/ AIDS. “Sebaliknya, umat Islam wajib memperhatikan orang yang sakit dengan menjenguk dan menyantuni,” katanya. Selengkapnya..


kita sering kali melihat di luar sana orang2 mengampanyekan bahaya AIDS, tapi caranya sangat2 keliru, yaitu dengan menawarkan kondom utk berhubungan sex kepada kalangan remaja??? sehingga kesimpulannya “sex bebas boleh asal pake kondom”, seharusnya yang dikampanyekan adalah anti sex bebas/zina bukan menawarkan kondom, betul tidak?
well anak remaja sekarang susah jika diberi penyuluhan dangan memakai sudut pandang agama, akibat racun2 hedonis&sekuler kecuali untuk remaja seperti remaja ROHIS dan sejenisnya mungkin, bagaimana sikap anda mengenai hal ini bung?
Saya adalah petugas Out Reach dalam program Harm Reduction. saya -beserta teman2 pelaksana program HR- setuju jika penyebaran kondom tidak memenyelesaikan akar masalah epidemi HIV, namun seyogyanya kita dengan bijaksana menghargai upaya mereka yang sedang berjuang. pelajari konsep programnya dulu sebelum menyalahkan.
saya lebih suka kepada yang berjuang tapi salah dan terus melakukan perbaikan daripada orang-orang yang merasa benar tapi tidak ikut berjuang.
untuk kampanye anti sex bebas/zina, lebih tepat jika dilakukan oleh mereka yang belum terlanjur kepada kalangan yang juga belum terlanjur menjadi pezina, seperti ROHIS. ada pun untuk yang sudah terlanjur, programnya lain lagi. di sinilah pentingnya membuat program yang tepat untuk kalangan yang tepat. tidak bisa kita samaratakan.
sekarang adalah saatnya berjuang bersama-sama, bukan waktunya berdebat dan saling menyalahkan. saat kita sedang berdebat, setiap hari di seluruh dunia 14.000 orang terinfeksi HIV. kita sedang di jaman jahiliyah dan dunia membutuhkan para pejuang yang mau bangkit untuk memperbaiki kejahiliyahan di segala bidang.
saya kira, kita kembali pelajari al-qur’an. di sana, dikisahkan satu nabi membawa program untuk umatnya. ada nabi yang membawa program untuk umatnya yang berperilaku homo seks, ada nabi yang diutus untuk umatnya yang penyembah berhala, dll. karena semua program ada dalam al-qur’an, maka kita belajar menyatukan seluruh program untuk memperbaiki manusia jaman sekarang.
saran saya, ikutlah berjuang dengan menyusun program yang tepat untuk wilayah masing-masing karena Andalah yang lebih mengetahui kondisi masyarakat di wilayah Anda. karena, program yang cocok untuk orang Jakarta belum tentu cocok untuk orang bandung, dan seterusnya (istilah kedokteran Tiongkok, Pien ceng Luence). setiap orang Allah ciptakan berbeda-beda dan Allah membagikan ilmuNya kepada setiap manusia.
Saya juga mengajak kepada kaum muslimin dari berbagai latar belakang, seperti pengusaha, ulama, ahli kesehatan, para pendosa sesuai dengan bidang dosanya dan lain-lain, membuat program Islami yang mana kita semuanya diikat oleh kalimah tauhid. jadilah diri sendiri. masing-masing dari kita adalah Khalifah dengan tugasnya masing-masing.
saya tak bisa menyusun program untuk homo seksual karena saya bukan gay. maka, bagi yang merasa dirinya gay dan ingin ikut berjuang, buatlah program Islami untuk kaum homo seksual. demikian pula bagi Anda yang berlatar belakang PSK, dan lain-lain.
selanjutnya, buat blog tentang program Islami Anda yang telah sukses yang insya Allah semua program Islami akan saya satukan sesuai konsep Islam Therapy agar saya memiliki masukan-masukan untuk menyusun program komprehensif internasional berbasis ajaran Islam. kita targetkan, tahun 2015 semua masalah kita telah selesai. Wallahu A’lam. terima kasih atas komentarnya.